Liputan Singkat, Penjarakan Ahok, Tuntutan Umat Islam Yogyakarta

(Ambiguistis) - Menjelang tanggal 4 November Aksi Bela Islam, kaum Muslimin Yogyakarta turun aksi tuntut penjarakan Ahok. Hukuman bagi Ahok tidak lain dalam Islam adalah dibunuh. Namun secara hukum nasional, maka seharusnya Ahok dipidanakan atas landasan fakta bahwa ia melakukan penghinaan terhadap SARA.

Aksi 4 November adalah puncak aksi kaum Muslimin. Hal ini terjadi karena pihak pemerintah tak kunjung mendengarkan aspirasi kaum Muslimin Indonesia. Presiden pun bukannya fokus pada kasus Ahok namun justru menyebutkan bahwa Aksi Bela Islam 4 November dipelopori oleh kelompok politik tertentu. Padahal bukan seperti itu yang diharapkan dari seorang Presiden. 

Aksi Bela Islam adalah murni dari luapan sikap umat Islam atas lambannya pihak berwajib mengusut kasus penghinaan Al Quran oleh seorang Gubernur, orang nomor satu di Jakarta.

Aksi kaum Muslimin di Yogyakarta pun dihadiri oleh tokoh-tokoh agama. Ustadz Ridhwan Hamidi, Ustadz Irfan S Awwas, Ustadz Salim A Fillah dan lain sebagainya. Orasi demi orasi disampaikan hingga sholat 'Ashr bersama di jalan Malioboro.

Usai aksi, jalan Malioboro kembali bersih karena seluruh peserta aksi turut andil dalam proses bersih-bersih. Aksi berjalan rapi dan tidak ada kendala berarti.

Tag : Berita, Nasional
Back To Top