Memahami Tauhid Uluhiyah, Keistimewaan Makna Kata Ahad - Ustadz Adi Hidayat, Lc

Tags

(Ambiguistis) - Tauhid Uluhiyah adalah esensi dalam ajaran Islam. Kepada siapa umat Islam harus beribadah dan bagaimana cara beribadahnya. Semua diatur dengan sangat tertib. Mari kita simak penjabarannya oleh Ustadz Adi Hidayat.

Esensi Islam disampaikan oleh Rosulullah dan telah diriwayatkan dalam Hadaits Riwayat Muslim no. 8. Dapat pula ditemukan dalam Hadits Arba'in An Nawawi nomor hadits ke-2.


Inti yang paling penting dari Islam yang mana jika seseorang tidak memilikinya maka ia bukan Islam. Pertama adalah persaksian kepada Allah bahwa Allah adalah yang paling berhak disembah. Maka jika bukan Allah yang disembah oleh seseorang maka seseorang itu bukan Muslim.

Kemudian sosok yang mengajarkan bahwa sesembahan yang paling berhak disembah itu Allah adalah Rosul. Persaksian bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi dan Rosul Allah adalah esensi Islam. Maka jika tidak bersaksi atas Nabi maka ia bukan Muslim.

Terkait dengan esensi sesembahan yang benar kepada Allah disebut sebagai Tauhid Uluhiyah. Allah memiliki sifat yang tidak dimiliki oleh sesembahan yang lain. Sifat inilah yang menjadi kekhususan Allah yakni Ahad. Kata Ahad memiliki makna tidak ada yang lain selain itu saja. Dalam artinya Ahad itu artinya satu-satunya sehingga berbeda dengan istilah wahid. Istilah wahid bisa saja menjadi bilangan yang kemudian ada yang kedua, ketiga dan seterusnya.