Tata Cara Mengantarkan Jenazah ke Kubur Sesuai Sunnah - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Kematian tidaklah dapat diterka kapan akan terjadi. Manusia hanya dituntut untuk beribadah mencari bekal. Jika ada seorang dukun yang mengaku bisa meramal, sungguh perkara kematian itu tidaklah akan dapat ia ramalkan. Bahkan dirinya sendiri saja tidak tahu kapan akan mati. Sebab tabiat dukun adalah penipu ulung.


Dalam Islam, cara merawat jenazah hingga di antara ke kubur sudah diatur dengan detail. Secara sunnah, Rosulullah sudah mengajarkannya. Oleh karena itu, tidak diperkenankan menambah-nambah syari'at yang telah Rosulullah ajarkan. Meskipun itu dipandang baik, jika tidak ada tuntunanya maka tidak diperkenankan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengantarkan jenazah:


  1. Sunnahnya keranda tidak ditutup. Tujuannya agar dapat menjadi muhasabah bagi yang mengantarkan.
  2. Pengantar tidak diperkenankan bicara atau berdzikir khusus saat itu. Disunnahkan diam dan mengikuti di belakang keranda.
  3. Ketika masuk ke pemakaman, tidak diperkenankan pula berbincang-bincang.