Orang Beriman Bahagia Setelah Meninggal - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Perbedaan yang paling mencolok antara orang beriman dan orang kafir saat meninggal adalah emosinya. Orang beriman akan dipenuhi oleh perasaan bahagia. Bukan hanya itu, kebahagiaannya sangat menggebu dan ingin segera diberangkatkan menuju alam kubur. Sebab, bagi orang beriman akan ditampakkan tempat kembalinya kelak di surga selama ia di alam kubur.


Betapa indahnya masa-masa itu. Seperti seorang jomblo yang esok harinya akan menikah. Selama menanti hari kiamat kelak, ia akan ditemani oleh amal kebaikannya yang diwujudkan seperti seseorang yang berwajah indah dan harum.

Saat dipikul dalam keranda, ruh orang beriman akan berteriak bahagia. Ia ingin segera dibawa ke alam kubur. Sayangnya Allah tidak memperkenankan manusia dan jin mendengar suara itu.

Berbeda dengan orang kafir atau munafik. Mereka diselimuti oleh rasa ketakutan, cemas dan panik. Ruhnya berteriak-teriak agar tidak dibawa ke alam kubur. Sebab, siksa kubur telah menantinya dan gambaran pedihnya adzab neraka akan ditampakkan.

Selama menanti hari kiamat pun ia akan sangat tersiksa. Segala perbuatan dosanya akan diwujudkan sebagai sosok yang buruk rupa dan bau.

Demikianlah perbedaan akhir kisah perjalanan umat manusia. Orang beriman akan menuai hasil yang indah dan orang kafir akan didekatkan kepada siksa bertubi.



EmoticonEmoticon