Mati Su'ul Khotimah Karena Kecanduan Dosa - Ustadz Oemar Mita, Lc

Tags

(Ambiguistis) - Mati secara su'ul khotimah tidaklah diinginkan oleh seorang muslim. Sebab kematian dengan cara buruk seperti itu sudah tentu bagian dari adzab Allah. Tidak sedikit umat manusia yang tenggelam dalam dosa namun ia bisa meninggalkan dosa itu. Tidak sedikit pula umat manusia yang dulunya menyeru kepada kesesatan kini berubah menyeru kepada kebenaran.


Merupakan hal yang lumrah ketika seseorang meninggal dalam keadaan su'ul khotimah jika memang tabiat hidupnya buruk. Orang yang perilakunya selalu berbuat maksiat atau kejahatan lain memang sulit untuk diubah. Cuma memang kembali kepada kecondongan hatinya. Seperti kisah seorang pembunuh 100 orang yang sangat terkenal. Ia pun akhirnya dianggap telah bertobat karena perjalanannya menuju tempat hijrah jauh lebih dekat daripada tempat di mana ia berbuat dosa.

Allah adalah Mahapengampun. Tidaklah Allah akan memberikan adzab kepada seorang manusia melainkan memang sudah Allah nilai layak. Orang yang baru bermaksiat sekali, maka akan Allah beri kesempatan ia untuk mencari jalan keluar. Namun ketika sudah menjadi kecanduan atas suatu dosa maka Allah pun tidak segan untuk memberi pelajaran. Meskipun memang selalu dan selalu Allah berikan petunjuk baginya namun ia sendiri yang enggan melalui jalan petunjuk itu.


EmoticonEmoticon