Kepo, Emang Kamu Kira Ringan Tanggung Jawabnya? - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Istilah "KEPO" mulai santer disebut beberapa tahun belakangan. Sedikit-sedikit jika ada orang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi disebut kepo. Ada orang tanya-tanya sangat detail dikatakan kepo. Ada pula orang yang suka sekali mencari tahu masalah orang lain lalu disebut kepo pula.


Lantas, bagaimana Islam memandang perilaku kepo?


Sebenarnya secara mendasar orang yang kepo justru membebani dirinya sendiri. Resiko yang semestinya dipikul oleh orang yang kepo adalah menjaga informasi apa pun yang ia dapat. Orang yang kepo dituntut dalam Islam untuk tidak menyebarkan informasi orang kepada orang lain. Bukan justru sebaliknya yang terjadi sekarang. Kalau sekarang orang kepo kebanyakan hanya untuk mengorek informasi yang tidak perlu atas saudaranya yang lain.

Momen-momen krusial yang dirahasiakan oleh seseorang kadang ditelisik oleh orang kepo. Lalu hal itu dijadikan sebagai bahan perbincangan dengan rekannya yang lain. Ini akan menimbulkan masalah lainnya lagi.

Mendapatkan aib saudara kita justru sangatlah berat. Kita dituntut untuk menjaga rahasia itu bahkan hingga hari kiamat kelak. Kalau itu bocor kepada orang lain maka boleh jadi ancaman Allah sangatlah keras kepada kita.



EmoticonEmoticon