Cara Berdoa yang Benar, Masih Banyak yang Salah - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Doa ada beberapa macam. Pertama adalah do'a-ul 'ibadah yang bersifat ibadah. Doa ini setiap waktu akrab dengan lisan kita. Misalkan doa masuk dan keluar rumah atau masjid dan lain sebagainya. Kedua adalah do'a-ul mas-alah, doa ini lebih bersifat permintaan kepada Allah. Segala permintaan baik itu meminta jodoh, sarana prasarana dan lain sebagainya.


Do'a-ul masalah kita sampaikan ketika dalam sholat dan di luar sholat. Ketika kita melakukan amalan doa ini dalam sholat, maka adabnya berbeda dengan di luar sholat. Ketika dalam sholat maka adabnya harus disesuaikan dengan tata cara sholat. Jangan ketika sedang sujud kemudian mengangkat tangan karena ingin berdoa. Maka tata caranya tersendiri.

Ketika di luar sholat, maka adabnya antara lain:

  1. Disunnahkan mengangkat tangan. Tata caranya merapatkan telapak tangan dengan menengadah. Tangan diangkat sejajar bahu.
  2. Disunnahkan membaca asma'ul husna
  3. Membaca sholawat kepada Nabi dan Rosul
  4. Istighfar
  5. Berdoa dengan disunnahkan diulang sampai 3 kali

Perihal mengusap wajah, terjadi perbedaan pendapat. Ada yang berpendapat boleh mengusap wajah dan ada pula yang tidak. Ustadz Oemar Mita mengambil pendapat kedua yang mana tidak perlu mengusap wajah setelah berdoa.



EmoticonEmoticon