Proses Detik-Detik Kematian Manusia - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Sebelum orang meninggal dunia, mereka akan melihat banyak malaikat berbaris. Jika ia seorang muslim maka ia melihat malaikat dengan wajah berseri. Akan datang kepadanya malaikat yang berpakaian putih sejauh mata memandang. Itulah kenapa seorang yang akan meninggal melihat ke atas. Maka ketika mendampingi orang yang sakaratul maut, jangan bersedih. Jangan berbicara kecuali dengan yang baik. Talkin dengan "Laa ilaaha illallaah" pada sebelah kanannya. Upayakan itulah kalimat terakhir yang diucapkannya.

Kemudian ada yang bertanya, bolehkah meminta kepada Allah agar kematiannya disegerakan? Maka hal ini tidaklah diperbolehkan. Seberat apa pun sakit yang dialami, jangan sekali pun meminta untuk dimatikan oleh Allah. Namun yang boleh adalah kalimat "jika kematian itu lebih baik untukku maka matikanlah tapi jika hidup lebih baik bagiku maka hidupkanlah".

Para ruh orang yang beriman akan dibawa ke langit oleh malaikat. Para malaikat pun menyambutnya. Kemudian Allah berkata untuk mengembalikan ruh itu ke jasadnya. 

Setelah memang dipastikan meninggal, maka kondisikan jasadnya. Tutup tubuhnya dengan kain. Perutnya sedikit ditekan agar kotoran mudah keluar.

Ketika sudah dinaikkan ke keranda, jika jasad itu muslim yang taat maka ia ingin segera diberangkatkan ke kuburan. Sebab gambaran kenikmatan surga akan segera ditunjukkan ketika ia masuk alam kubur. Selain itu, ia akan ditemani oleh sosok amal sholeh yang diwujudkan sebagai sosok yang harum dan penuh gembira. 

Namun berbeda dengan ketika jasad itu adalah kafir atau munafik. Mereka akan memohon agar tidak dibawa ke alam kubur. Sebab ia akan segera mendapatkan siksa kubur. Gambaran neraka akan ditunjukkan dan ditemani oleh dosanya yang diwujudkan dengan sosok yang berwajah buruk dan berbau busuk.



Download Video
Password: angkringan


EmoticonEmoticon