Menghilangkan Sifat Iri dan Suuzhon - Ustadz Khalid Basalamah

Tags

(Ambiguistis) - Cara menghilangkan sifat iri atau dengki banyak macamnya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjauhkan diri dari sifat tercela itu. Arti iri adalah merasa ingin memiliki apa yang orang lain miliki. Sedikit berbeda dengan dengki, kalau dengki diartikan sifat tercela yang menjadikan seseorang tidak suka jika ada orang lain bahagia dan merasa bahagia jika orang lain susah. Dalam arti umumnya demikian.


Sifat tercela lain yang tidak kalah berbahaya adalah mudah suuzhon. Berprasangka buruk kepada orang lain memberikan konsekuensi yang tidak ringan. Kita akan dianjurkan untuk meminta maaf padanya jika memang tuduhan kita tidak terbukti. Selain itu, justru memperberat pikiran kita sendiri memikirkan hal yang tidak perlu. Padahal kalau kita berpikir positif tidaklah akan mengganggu hati kita.

Beberapa langkah untuk menghilangkan sifat iri dan dengki adalah dengan melihat orang yang lebih kekurangan daripada kita. Melihat ke bawah akan membuat kita lebih bersyukur. Namun ketika kita lebih senang melihat ke atas maka kondisi di atas itu selalu membuat kita iri. Munculnya sifat dengki bermulai dari rasa iri.

Iri yang berlebihan akan menjauhkan kita dari rasa syukur. Serba kurang dan terus kurang adalah salah satu sifat setan yang buruk. Kita tidak akan dapat tidur nyenyak tatkala tetangga memiliki apa yang tidak kita miliki. Bahkan tidak menutup kemungkinan pula, ketika setiap hari tetangga membeli barang baru, lama-lama kita sendiri yang jatuh sakit dan mati karena iri. Tetangga beli motor, kita sakit. Tetangga beli mobil, kita yang sekarat. Selang beberapa hari tetangga punya rumah dua, kita yang gantung diri.

Simak selengkapnya dari Ustadz Khalid Basalamah berikut ini:


Download Video
Password: angkringan


EmoticonEmoticon