Kisah Lucu Imam Ahmad dan Penjual Roti, Dahsyatnya Istighfar - Ustadz Khalid Basalamah

Tags

(Ambiguistis) - Kisah Imam Ahmad bin Hambal dengan seorang pembuat roti ini sangat terkenal. Di balik kisah lucunya Imam Ahmad bertemu tukang roti, ada hikmah yang dalam untuk direnungkan. Kita ketahui bersama bahwasanya Imam Ahmad adalah sosok ulama madzhab yang memiliki hafalan hadits sangat banyak. Beliau memiliki banyak murid dan karya. Saat ini pun kita senantiasa menikmati dalamnya ilmu sang Imam.

Kisah Imam Ahmad kali ini bisa dibilang unik. Tidak tahu mengapa, Imam Ahmad ingin melakukan safar ke Irak. Sebenarnya Imam Ahmad pun tidak ada keperluan yang direncanakan. Sesampainya di sana, beliau tidak mendapati penginapan sehingga beliau memutuskan untuk menetap di masjid. Namun ternyata, beliau mendapati pengurus masjid tersebut melarang siapa pun tidur di dalam masjid.

Akhirnya Imam Ahmad pun mengalah dan keluar. Ternyata, pengurus masjid tersebut tidak mengetahui bahwasanya orang yang ia usir adalah Imam Ahmad. Kemudian tanpa perlu memberitahukan jati dirinya, Imam Ahmad pun keluar dan hendak tidur di teras masjid. Belum sempat tidur, ternyata pengurus masjid tadi masih bersikukuh melarang siapa pun tidur di masjid meskipun itu terasnya.

Dekat dari masjid itu, tinggallah seorang pembuat roti. Kemudian ia menawarkan kepada Imam Ahmad untuk tinggal di rumahnya. Imam Ahmad pun menerimanya. Lalu setibanya di rumah, sang pembuat roti melanjutkan aktivitasnya membuat roti malam itu. Imam Ahmad pun sembari berbincang dengannya.

Imam Ahmad melihat ada sesuatu yang menarik dari pembuat roti itu. Ia selalu beristighfar setiap saat. Tidaklah ia berhenti istighfar melainkan ketika mereka bercakap atau ada keperluan lain yang memang dilarang istighfar saat itu. Melihat hal ini, Imam Ahmad pun bertanya tentang kebiasaan pembuat roti itu. Ketika ditanya sejak kapan ia melazimi istighfar, pembuat roti itu menjawab sejak ia bujang.

Lalu Imam Ahmad bertanya kembali, apa hikmah yang ia dapatkan selama mengamalkan itu. Pembuat roti itu pun menjawab bahwa semua doanya terkabulkan. Namun ia mengungkapkan bahwa ada satu doa yang belum terkabulkan. Katanya, ia sangat ingin berjumpa dengan Imam Ahmad. Lalu Imam Ahmad pun menghampiri lelaki itu dan berkata aku adalah Imam Ahmad.


EmoticonEmoticon