Hikmah Sabar Saat Mendapat Musibah - Ustadz Oemar Mita

Tags

(Ambiguistis) - Sabar adalah kata yang mudah diucapkan. Meskipun mudah diucapkan namun sulit untuk diamalkan. Besarnya pahala orang yang bersabar tidak dapat ditimbang betapa luar biasa ukurannya. Perjuangan para Nabi dalam mendakwahkan Islam, sangatlah berat. Allah sengaja memberikan kesulitan itu agar Allah dapat memberikan balasan sebesar mungkin kelak di surga.

Jika semuanya gampang tanpa kesulitan, lantas akan dari mana kita akan mendapatkan pahala kesabaran. Misalkan kita mudah mendapat jodoh, mudah punya anak, makan tinggal bilang langsung dapat dan lain sebagainya.

Para sahabat ketika mendapatkan kemudahan tanpa adanya kesulitan, mereka justru menangis. Tangis mereka bukan karena tidak bersyukur tapi karena takut jangan-jangan kenikmatan mereka disegerakan sehingga kelak tidak tersisa lagi. Dalam sebuah hadits shohih diterangkan, ketika Allah menghisab manusia maka akan dibagi menjadi dua:

  1. Ahlul 'afiyah
  2. Ahlul mushibah


Ahlul 'afiyah adalah orang mudah hidupnya, jarang sakit dan jarang diuji. Kalau ahlul mushibah, ia mendapatkan kesulitan dalam beragam hal. Bahkan cari jodoh pun susah. Saat pertama kali Allah menghamparkan mizan, Allah mendahulukan hisab bagi ahlul mushibah.

Ahlul mushibah dihisab oleh para malaikat antara pahala dan dosanya. Lalu malaikat melaporkan kepada Allah bahwa ahlul mushibah sudah dihisab. Ternyata dosa mereka tinggal sedikit atau sangat ringan disebabkan oleh ujian yang mereka hadapi selama di dunia. Ujian itu mereka hadapi dengan sabar dan ridho.

Allah pun memberikan 3 perkara kepada ahlul mushibah atas sabarnya dalam menghadapi ujian, yaitu

  1. 'Afiyah. Kesehatan dan kekuatan untuk menggantikan kepayahan dan air mata yang tumpah ketika menghadapi ujian di dunia.
  2. Khoyron. Kebaikan berupa surga.
  3. Manzilah. Kedudukan tinggi diberikan kepada ahlul mushibah. Bahkan ahlul 'afiyah pun mendongakkan kepada untuk melihatnya. Hingga mereka berkata wahai Allah jika kami mengerti dibalik setiap ujian yang diberikan kepada hamba-Mu cuma setengah dhuha saja ternyata menjadi mereka mendapatkan 'afiyah, khoyron dan manzilah, maka kami minta tolong untuk dihidupkan kembali, dipotong-potong tubuh kami hingga kecil-kecil lebih kami ridhoi agar bisa mendapatkan ketiga perkara itu.

Maka jangan salah menafsirkan setiap musibah. Bukanlah Allah benci kepada kaum muslimin yang mendapatkan musibah. Sebenarnya Allah sedang membuka pintu pahala dan tobat kepada hamba-Nya.



Download Video
Password: angkringan


EmoticonEmoticon