Hati-Hati Berkata Cerai Pada Istri Lewat SMS/WA/BBM

(Ambiguistis) - Istilah talak atau gugatan cerai memang bukan untuk dijadikan main-main. Hukum cerai pun bisa berlaku meskipun hanya sekedar mengirimkan kata cerai lewat SMS/WA atau sejenisnya. Bahkan sebelum pesan itu terkirim, jika ia sudah berniat untuk menceraikan pasangannya maka ia sudah terhitung talak. Oleh karena itu jangan suka bermain-main dengan kata talak atau cerai.


Talak ini bisa dilakukan lewat sms, email, atau surat menyurat. Jika seseorang tidak ada di tempat, lalu ia menulis pesan kepada istrinya melalui sarana-sarana tadi, maka talaknya jatuh ketika ia berniat untuk talak.

Az Zuhri berkata, “Jika seseorang menuliskan pada istrinya kata-kata talak, maka jatuhlah talak. Jika suami mengingkari, maka ia harus dimintai sumpah”. Kalimat dari penjelasan ulama sudah sangat jelas bagaimana hukumnya. Bahkan perlu dilakukan sumpah jika sang suami menyangkal hal itu. Betapa berat kemudian jika ia dimintai sumpah atas nama Allah.

Ibrahim An Nakho’i berkata, “Jika seseorang menuliskan dengan tangannya kata-kata talak pada istrinya, maka jatuhlah talak”. Secara tegas ke ulama di atas menyatakan hukumnya adalah sudah jatuh talak atas pasangannya. Padahal bisa dibilang mungkin untuk membuat gertakan, namun secara hukum Islam tetaplah dihitung bukan main-main. Sebab amarah selalu disisipi oleh bisikan setan.

Alasan lain bahwa tulisan terdiri dari huruf-huruf yang mudah dipahami maknanya. Jika demikian dilakukan oleh seorang pria ketika ia menuliskan kata-kata talak pada istrinya dan ia berniat mentalak, maka jatuhlah talak sebagaimana ucapan.[Shahih Fiqh Sunnah, 3: 258-259]

Namun untuk tulisan melalui perangkat elektronik perlu ditegaskan bahwa benar-benar tulisan tadi baik berupa sms, email atau fax dari suaminya. Jika tidak dan hanya rekayasa orang lain, maka jelas tidak jatuh talak. [Lihat Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 36761, www.islamqa.com. Juga dijelaskan dalam Shahih Fiqh Sunnah, 3: 259]


EmoticonEmoticon