Debat Pastur dan Ustadz Soal Kakbah dan Babi - Ustadz Khalid Basalamah

Tags

(Ambiguistis) - Ada seorang pastur mengatakan bahwa umat Islam itu tidak konsisten. Melarang menyembah patung atau berhala tapi menyembah Kakbah. Ia mengejek umat Islam yang memang dalam beribadah harus menghadap kepada arah Kiblat yakni Kakbah. Masalah kedua ia membahas soal babi. Ia mengatakan bahwa alasan haram babi di umat Islam hanya karena kotor. Ia mengatakan pula ia akan membuat peternakan babi yang makan dari makanan halal. Maka logika dia menyatakan sudah hilang penyebab haramnya.

Menyikapi hal ini, seorang syaikh menanggapi dengan kepala dingin. Jawaban yang cukup sederhana disampaikan bahwa umat Islam tidaklah menyembah patung. Umat Islam menyembah Allah tanpa perantara. Umat Islam mengimani Allah sangat patuh dalam beribadah. Maka ketika Allah memerintahkan untuk beribadah menghadap arah kiblat yaitu Kakbah maka umat Islam patuh. Kakbah bukanlah sesembahan, ia hanya simbolisme persatuan arah ibadah umat Islam.

Lalu soal babi, Allah sudah jelas mengharamkannya maka umat Islam taat. Tidak hanya itu, secara ilmiah pun sudah diteliti bahwa daging babi banyak penyakitnya. Terlebih daging memberikan efek pada karakter seseorang. Salah satu karakter buruk babi adalah gay.

Babi memiliki kecenderungan pada hubungan intim yang sangat buruk. Mereka tidak punya rasa amarah ketika pasangannya dinikmati oleh babi lainnya. Babi juga kadang berhubungan dengan sesama jenis.

Simak penjelasan lengkapnya dalam video di bawah ini:



Download Video
Password: angkringan


EmoticonEmoticon