Pemahaman "Islam Damai' Ternyata Aslinya Jahat - Ustadz Abu Rusydan

Tags

(Ambiguistis) - Barangsiapa yang mengikuti jalan Rosulullah maka ia akan menghadapi gempuran dari setan. Setan ini pun tergolong dari dua jenis yakni jin dan manusia. Jadi siapa pun yang mengaku mengikuti Sunnah Rosulullah namun ia aman-aman saja tanpa ancaman dari musuh maka boleh jadi ada yang salah. Siapa pun dia orang yang beriman jika menempuh jalan Rosulullah dan para sahabat maka dia akan tetap dimusuhi oleh setan jin dan manusia.

Ketika ada orang mengatakan, "Kita ingin Islam yang damai, licin jalannya dan tanpa hambatan". Maka sungguh itu tidak akan pernah ada. Racun sedikit demi sedikit telah disuntikkan oleh musuh Islam. Namun setelah mereka berhasil merebut milik umat Islam lantas mereka menawarkan Islam damai.

Analogi sederhana, misalkan Anda memiliki sawah yang cukup luas. Namun sedikit demi sedikit tetangga Anda menggeser batasnya hingga mengambil sebagian tanah Anda. Lalu Anda memanggil yang berwenang untuk urusan tanah. Kemudian mereka menawarkan "Sudahlah damai saja". Lalu Anda menuntut boleh damai tapi patoknya dikembalikan. Tapi mereka tetap menawarkan damai saja dengan patok yang sudah tergeser. Mereka pun mengajak untuk tidak membahas terlalu berbelit.

Sama halnya dengan Islam saat ini. Sedikit demi sedikit syariat Islam digerogoti hingga hampir-hampir syari'at itu menjadi tabu dipahami. Setelah mereka berhasil menggerogoti Islam dan umat Islam sadar ingin menuntut, kemundian mereka mengeluarkan slogan Islam damai.

Siapa yang lebih jahat?

Simak dalam video di bawah ini:


EmoticonEmoticon