Dosen Hindu Kalah Debat dengan Dr. Zakir Naik Tentang Kitab Wedha

Tags

(Ambiguistis) - Seorang dosen perbandingan agama yang beragama Hindu mencoba menyanggah pernyataan Zakir Naik. Dosen tersebut menyebutkan banyak sanggahan. Ada tentang perbandingan kitab dalam Hindu antara Shruti dan Smriti. Dosen tersebut menanyakan beberapa soal seperti wujud Tuhan. Ia mengutip dari kitab-kitab Hindu tentang wujud Tuhan. Tapi kemudian Zakir Naik menjelaskan bahwa apa yang dosen itu kutip adalah kitab yang derajatnya di bawah Wedha.

Zakir Naik menjelaskan bahwa kitab Wedha adalah kitab tertinggi dalam agama Hindu. Maka ketika terjadi kontradiksi dalam kitab yang derajatnya di bawah kitab Wedha, maka merujuklah kepada kitab Wedha. Sama seperti dalam Islam, jika dalam hadits terjadi kontradiksi kembali kepada Al Quran dan Hadits yang lebih shohih.

Zakir Naik juga menjelaskan makna kata Hindu. Sebenarnya itu adalah sebutan dari bangsa Arab bagi mereka yang tinggal di negeri Indus. Oleh karena itu secara demografis Zakir Naik adalah Hindu tapi seorang muslim. Jika Hindu dimaknai sebagai sebuah demografi maka ia adalah Hindu. Tapi ketika Hindu diartikan sebagai agama dan menyembah berhala maka Zakir Naik bukanlah seorang Hindu melainkan Muslim.


EmoticonEmoticon