Website Seword Memuat Artikel Fitnah

(Ambiguistis) - Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) Abrar Aziz ingin mendorong para ulama dalam keorganisasi kegamaan membuat fatwa haram terhadap penyebar informasi palsu atau hoax. Karena menurutnya tokoh agama masih didengar dalam menjaga moral.


Abrar juga mengatakan bahwa penyebar berita hoax adalah musuh dari semua agama muslim maupun non muslim. "Kita sepakat penyebar hoax ini adalah musuh dari semua agama," ujarnya dalam diskusi Redbons di Redaksi Okezone di Jalan Kebon Sirih kemarin.

Abrar juga berharap PP Muhammadiyah segera memulai memberikan fatwa haram di Indonesia. Dia menyatakan bahwa berita hoax termasuk bazar politik yang telah memutarbalikan fakta yang menjadi musuh semua agama.

"Kita serius dorong (pembuatan fatwa haram), mudah-mudahan PP Muhammadiyah mau memfatwakan ini supaya bisa jadi contoh ke yang lain," tuturnya.

Sementara itu, hari ini Mabes Polri mendirikin Biro Multimedia. Yakni suatu biro di Divisi Humas Mabes Polri yang petugasnya diberi mandat untuk mengentaskan penyebaran berita hoax di jejaring sosial atau internet.

Pengumuman pembuatan biro tersebut dilakukan pasca dilaporkannya situs Seword.com. Situs itu dilaporkan karena memuat artikel yang diduga fitnah, yakni berjudul 'Bukti Anies Jatuh dalam Kubangan Setan'. (Sumber: Detik)