Umat Islam Surabaya Dilempari Batu Saat Perjalanan Ke Jakarta Aksi 112

(Ambiguistis) - Niat ibadah dan solidaritas membela ulama, tentu tak sepi dari halangan dan rintangan. Itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan apa yang dialami rombongan IIBF (Indonesian Islamic Bussines Forum) Surabaya. Satu dari lima bus yang mereka tumpangi untuk mengikuti Aksi 121 ke Jakarta, dilempar batu hingga retak kaca depannya.


Kepada kiblat.net melalui sambungan telepon, salah seorang peserta, Muhammad Abdurrahim menjelaskan bus ke dua itu dilempar batu oleh pengendara sepeda motor. Tidak diketahui identitasnya, karena pelaku langsung kabur. Akibatnya, retakan kaca sempat melukai sopir. Peristiwa itu terjadi saat rombongan melintas di daerah Bojonegoro.

Rombongan akhirnya diarahkan ke Mapolres Bojonegoro. Di sana, menurut Abdurrahim, aparat kepolisian memberikan briefing. “Jangan membawa senjata tajam, jangan ugal-ugalan di jalan,” tuturnya menirukan arahan kepolisian siang tadi di Bojonegoro.

Rupanya itu bukan akhir dari ujian mereka. Saat melintas di daerah Purwodadi, rombongan diberhentikan oleh polisi. “Selain polisi, ada juga petugas dari Dishub,” ujar Abdurrahim. “Saya tanya, apakah ini razia untuk semua bus pariwisata, atau bus yang hendak ke Jakarta untuk aksi 112 saja?” tanya kepada petugas.

Petugas menjawab bahwa semua bus akan diperiksa. “Anehnya, ada bus pariwisata bukan untuk aksi 112 yang melintas dengan bebas,” tutur Abdurrahim. Saat diprotes, aparat beralasan jumlahnya terlalu sedikit untuk merazia semua bus yang lewat.

Hingga berita ini diturunkan, rombongan IIBF Surabaya sedang melintas di daerah Pekalongan. (Sumber: Kiblat)