Nokia 3310 Lawan Hp Android, Legenda 90an Lahir Kembali

(Ambiguistis) - Nokia kini resmi meluncurkan kembali ponsel klasik itu di Mobile World Congress 2017, Barcelona, Spanyol, dengan sejumlah pembaruan modern.


Versi barunya sudah dipoles sedemikian rupa dari keluaran 2000 silam untuk menyenangkan para penggemar berat 3310. Tampilan 3310 kini lebih segar dan ramping, dengan layar warna 320 x 240 yang lebih besar berukuran 2,4 inchi.

Model terkininya memiliki ketebalan 12,8 mm dan berat 79,6 gram, lebih tipis dan ringan dari ukuran awal 22 mm dan 133 gram. Selain warna abu-abu dan biru matte yang familiar, ada opsi warna tambahan yakni kuning dan merah mengilap.

Kunci utama feature phone juga diubah, dari tombol 'C' besar dan tombol panah menjadi sederet keypad pusat untuk melakukan panggilan. Bagian belakang ponsel dilengkapi dengan kamera dua megapiksel plus LED flash yang bisa digunakan sebagai senter.

Nokia memperbarui daya tahan baterainya dengan 22 jam talk-time dan masa standby yang cukup lama. Pengguna juga dimungkinkan berselancar di dunia maya lewat peramban Opera Mini dengan koneksi terbatas 2.5 G, ketika sedang tidak asyik bermain Snake.

"Ponsel Nokia selalu melibatkan emosi pengguna, karena itu Nokia 3310 dihadirkan untuk para penggemar setia sebagai warisan berharga dengan inovasi dan desain modern," ujar Juho Sarvika, chief product officer HMD Global selaku pemegang merek Nokia.

Ia menginformasikan, Nokia 3310 akan dijual dengan harga global 49 Euro (Rp 692 ribu). Dua opsi single-SIM dan dual-SIM akan tersedia saat ponsel dijual di pasaran pada kuartal kedua 2017, dilansir dari laman Independent.