Aturan Berkata "Terserah" Dalam Islam dan Haramnya Bersumpah Selain Allah - Ust Oemar Mita

Tags

Tauhid adalah perkara yang paling detail mengatur kehidupan sesuai dengan yang Allah Ridhoi. Di antara masalah yang diurusi dalam perkara aqidah adalah sampai urusan sekecil apa pun. Bahkan dalam urusan berkata terserah pun, diatur dalam Islam. Rosulullah pernah didatangi oleh lelaki Yahudi. Kemudian lelaki itu berkata, "Wahai Muhammad, sesungguhnya kalian itu para sahabatmu sering melakukan kesyirikan".

Kemudian lelaki itu melanjutkan bahwa pada saat itu para sahabat masih sering berkata, "Demi Kakbah" dan ucapan "Terserah Allah dan terserah kamu". Rosulullah kemudian tidak menolak kritikan itu, bahkan Rosulullah sadar akan benarnya hal itu. Lalu Rosulullah membenarkan kesalahan yang terjadi pada para sahabat tersebut.

Kita sering berkata "Terserah kamu saja", ternyata hal ini bisa mengarah kepada syirik. Seharunya kalimat yang benar adalah "Terserah Allah kemudian terserah kamu". Hati-hati pula dengan lirik lagu yang mengandung syirik. Misalkan mengandung ucapan sumpah selain dengan nama Allah. Seperti kata "Demi Cinta, Demi Engkau, Demi Jiwa Raga".

Simak penjelasannya secara rinci dalam video ceramah Ustadz Oemar Mita berikut ini: