Bergerak Lebih dari 3 Kali Dalam Sholat Tidak Batal Jika Darurat - Ust Khalid Basalamah

Tags

(Ambiguistis) - Bergerak dalam sholat selain gerakan sholat pada dasarnya tidak dibenarkan karena sholat haruslah fokus. Namun terkadang ada gangguan tertentu yang menyebabkan seseorang bergerak dalam sholat, misalkan karena digigit nyamuk atau semut. Bisa juga karena Hp berbunyi atau ada gangguan dari hewan buas dan berbisa. Maka kaidah fiqh menjelaskan bolehnya bergerak dalam sholat selain rangkaian gerakan sholat jika memang diperlukan. Imam Syafi'i menjelaskan bahwa gerakan lebih dari 3 kali maka membatalkan sholat. Namun penjelasan jumhur ulama menyatakan bahwa lebih dari 3 kali tidak mengapa jika memang gangguan yang terjadi belum selesai jika hanya 3 gerakan. Misalkan ada ular berbisa masuk masjid saat sholat, maka hendaknya menghindari ular tersebut baik dengan membunuhnya ketika itu, mengusir atau mencari tempat lain untuk melaksanakan sholat. Bahkan dalam sebuah hadits dijelaskan saat Rosulullah shollallaahu 'alayhi wa sallam sholat, ada setan yang mengganggu beliau dan akhirnya setan itu dicekik.

Simak penjelasan dari Ustadz Khalid Basalamah berikut ini: