Belajar Islam Tapi Tidak Diamalkan, Seperti Keledai - Ust. Abu Rusydan

Tags

(Ambiguistis) - Ajaran Islam yang diturunkan oleh Allah kepada Rosulullah shollallaahu 'alayhi wa sallam adalah untuk diamalkan. Islam bukan untuk dipelajari saja. Tidak ada gunanya jika mempelajari Islam tapi tidak mengamalkan. Hal ini seperti keledai yang membawa beban.

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا ۚ بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepada mereka (kitab suci) Taurat, kemudian mereka tiada menunaikannya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab besar lagi tebal. Amatlah buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah. Dan Allâh tiada memberi petunjuk bagi kaum yang zhalim [al-Jumu`ah/62:5]

Simak penjelasan ustadz Abu Rusydan dalam video berikut ini bahwa Islam itu yang paling penting adalah dipraktikkan bukan sekedar dipelajari.