Sikap Tegas, Erdogan Tak Akan Minta Maaf Pada Rusia

Tags

(Ambiguistis) - Erdogan secara tegas menyatakan bahwa jika Rusia kembali melakukan pelanggaran teritorial maka Erdogan tak segan-segan tembak jatuh. Sebelumnya, pesawat pembom Su-24 milik Rusia yang bertugas menghujani kaum muslimin di Suriah tersebut dirudal oleh tentara Turki. Tindakan ini selain sebagai solidaritas antar kaum muslimin atas penindasan kaum kuffar, Rusia juga telah melanggar batas teritorial Turki.


Erdogan menegaskan pula bahwa ia tidak akan meminta maaf atas penembakan pesawat milik Rusia. Hal itu sangat pantas diterima oleh Rusia. Bahkan secara berani, Erdogan menyatakan bahwa jika pun ada pihak yang harus meminta maaf maka itu bukanlah Turki.

”Saya pikir jika ada pihak yang perlu meminta maaf, itu bukan kami,” katanya kepada CNN, dari Ibu Kota Ankara, Kamis kemarin.  

“Mereka yang melanggar wilayah udara kami adalah orang-orang yang perlu untuk meminta maaf. Pilot dan angkatan bersenjata kami, mereka hanya menjalankan tugas-tugas, yang terdiri dari menanggapi pelanggaran aturan. Saya rasa ini adalah esensi,” kata Erdogan.  

”Jika pelanggaran yang sama terjadi saat ini, Turki bereaksi dengan cara yang sama,” katanya.  

”Kami tahu ada dua pesawat. Satu pesawat kembali ke Suriah, dan yang kedua masih di wilayah udara Turki dan itu ditembak jatuh oleh pesawat kami,” lanjut Erdogan.

  Sementara di kubu lain, Putin geram atas sikap Turki yang enggan meminta maaf atas penembakan pesawat Rusia.

”Kami masih belum mendengar permintaan maaf dari pemimpin politik Turki atau penawaran untuk mengimbangi kerusakan yang disebabkan (atas insiden itu) atau menjanjikan untuk menghukum para penjahat untuk kejahatan mereka,” kata Presiden Putin. (Ambiguistis/CNN)