Program KB Sebabkan Jumlah Kaum Muslimin Berkurang, Erdogan Kampanyekan Tolak KB

Tags

(Ambiguistis) - Selama ini program Keluarga Berencana (KB) selalu dikampanyekan untuk menekan jumlah penduduk. Progam KB pun diterapkan di negara-negara yang mayoritas muslim. Hal ini ternyata konspirasi untuk mengurangi jumlah pertumbuhan kaum muslimin. Jumlah kaum muslimin yang kian berkurang membuat pihak-pihak yang takut akan pertumbuhan kaum muslimin pun bahagia. Namun baru-baru ini, Presiden Turki, Erdogan larang warganya untuk mengikuti program KB.

Program KB menyebabkan jumlah kaum muslimin berkurang drastis dan semakin ditindas.

Dilansir Islampos, Recep Tayyip Erdogan mengecam orang-orang yang mengkampanyekan KB (Keluarga Berencana) dan metode kontrasepsi di dalam negeri.

Berbicara pada upacara pernikahan pada hari Ahad lalu, Erdogan mengatakan bahwa menggunakan metode kontrasepsi dan menjalankan program KB adalah sebuah pengkhianatan terhadao ambisi Turki untuk menjadi bangsa berkembang yang mengandalkan penduduk muda.

Dia mengatakan orang-orang yang terlibat dalam program KB dapat menyebabkan seluruh generasi menjadi berkurang.

Menyerukan untuk adanya populasi yang lebih dinamis dan lebih muda, presiden Turki mengatakan pasangan keluarga tidak cukup jika hanya memiliki dua anak. Erdogan menambahkan bahwa memiliki anak ketiga dan keempat bisa membuat keseimbangan dan kelimpahan bagi keluarga. Erdogan sendiri memiliki dua putra dan dua putri.

Pernyataan oleh Erdogan ini dilaporkan oleh kantor berita pada hari Senin kemarin (22/12/2014) dengan video pidatonya menyebar di media sosial.

Lawan politik Erdogan mengecam pernyataan tersebut dengan menyebut Erdogan memiliki interpretasi yang ketat dari ajaran Islam karena dianggap ingin memaksakan nilai-nilai fundamental dalam kehidupan pribadi warga Turki. (Ambiguistis/Islampos)