Menahan Kentut Itu Berbahaya Bagi Kesehatan, Pahami Ini!

(Ambiguistis) - Menahan kentut itu berbahaya bagi kesehatan. Hal ini karena secara jelas kentut berisikan gas beracun. Gas yang timbul karena proses pembusukan sisa makanan oleh bakteri dan campuran zat lain. Flatus atau kentut ini memang baunya luar biasa dan tidak jarang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Flatus mengandung berbagai zat seperti methana, nitrogen dan H2S dan merupakan hasil dari aerofagi (tertelannya udara), hasil penguraian makanan atau produksi dari bakteri-bakteri usus. Munculnya kentut (flatus) adalah normal dan tidak perlu ditahan. Jika ditahan, justru udara akan menekan ke atas.


Ada pun kondisi di mana rasa kentut itu sangat tinggi tapi cukup sulit untuk keluar. Ini disebut flatulensi atau penumpukan kentut. Bisa dirangsang dengan minum air hangat atau makan sehingga ada dorongan dari atas untuk menekan angin kentut tersebut keluar.

Salah satu efek menahan flatus adalah menyebabkan tekanan gas pada usus meningkat. Jika melebihi tekanan dinding usus, menyebabkan usus merenggang dan timbul rasa tidak nyaman di perut. Biasanya yang terjadi ketika menahan kentut adalah rasa nyeri pada bagian perut hingga menjalas ke ulu hati. Hal ini karena tekanan udara yang semakin meningkat.

Cukup dengan menjauh dari sekumpulan orang dan membuang kentut tersebut. Jangan sekali-kali mencoba untuk menahan kentut karena cukup berbahaya. Malu adalah salah sifat yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Oleh karenanya, suara kentut dan baunya jangan sampai mengganggu orang lain dan membuat diri malu. (Ambiguistis/dari berbagai sumber)