Kasus Resto Solaria Soal Unsur Babi Dalam Masakan Akan Diperdalam

Tags

(Ambiguistis) - Unsur babi menghebohkan dunia kuliner Indonesia. Akhir-akhir ini mencuat kembali kasus diketemukannya unsur babi dalam sebuah makanan. Resto Solaria di Plaza Balikpapan Kalimantan Timur didapati mencampurkan unsur babi dalam masakannya. Issu ini langsung menjadi perbincangan panas pekan ini.


Menyikapi hal itu, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Lukmanul Hakim, MSi mengatakan pihaknya sedang mendalami temuan tersebut. “LPPOM MUI Pusat sedang melakukan uji banding terhadap hasil-hasil tersebut di Balikpapan,” katanya, dilansir Kiblat.net (25/11). 

Menurut Lukman, LPPOM MUI memiliki ketentuan terhadap penyimpangan yang dilakukan oleh pemegang Sertifikat Halal (SH), jika penyimpangan itu benar ada. 

“LPPOM MUI juga memiliki prosedur pengawasan bagi perusahaan pemegang SH. Selama ini pengawasan terhadap Solaria berjalan sesuai ketentuan dan prosedur,” ujarnya. 

Lukman menambahkan, selama ini hasil pengawasan terhadap Solaria tidak ditemukan hal-hal yang mengarah kepada hasil temuan di Balikpapan. 

“Untuk itu, LPPOM MUI merasa perlu melakukan langkah uji banding terhadap hasil analisa tersebut. Termasuk uji ke metode lain spt PCR dan LC MS MS,” tegasnya. 

Saat ini, sambung Lukman, proses uji banding sedanh berjalan di sejumlah laboratorium yang kredibel. 

“Uji masih sedang berlangsung dengan pembanding di beberapa lab terakreditasi. Kita sedang tunggu hasilnya,” lanjutnya.