Smartphone Kalah Dengan Jadul

Tags

Ambiguistis - Smartphone kini merajai pangsa pasar perponselan di dunia. Bagaimana tidak, perkembangan teknologi memang menuntut adanya fasilitas yang mumpuni dan handal. Produsen terkemuka sekelas Nokia, Samsung, Sony, Blackberry, Motorola, HTC atau bahkan produsen asal China pun berlomba menawarkan fitur yang mencoba menjawab kebutuhan konsumen akan dunia pertelekomunikasian. Lebih dalam lagi jika kita telaah, persaingan harga pun memicu anemo masyarakat untuk lebih jeli melirik produk mana yang benar-benar tepat dengan kantong namun memiliki fitur lengkap. Terlebih kaula muda yang ingin tampil gaya maka pilihan yang variatif akan membuat gaya makin lengkap meskipun smartphone itu pada dasarnya bukan untuk gaya-gayaan. Fungsi utama smartphone menurut pandangan saya adalah untuk membantu fungsional yang lebih penting seperti olah data, office, browsing atau untuk mendukung transfer data tingkat tinggi. Hal ini semakin disalahgunakan atau pengalihan fungsi secara paksa oleh anak muda jaman sekarang, fungsi utama yang begitu canggih ujung-ujungnya hanya digunakan untuk Fb atau Twitt saja, merupakan penggunaan yang tidak bijak.


Desain, fitur boleh unggul namun desain apakah unggul pula. Sebagian kita mungkin berpikir bahwa Hp jadul (jaman dulu) terkesan lebih kuat dan tahan banting daripada Hp jaman sekarang. Sebut saja Nokia 3315 yang biar pun terjatuh dari ketinggian 1 meter pun masih utuh. Saya kita akan lain kisah jika yang jatuh dari ketinggian 1 meter itu adalah Hp Samsung Galaxy Y. Paling tidak layarnya sudah mulai bercorak garis atau bagian dalam ponsel turut tersebar di lantai. 

Entah hanya ilusi atau memang nyata, bodi Hp jadul memang lebih kuat daripada Hp jaman sekarang terlebih smartphone. Jika hanya ditinjau dari segi desain dan daya tahan terhadap alam maka Hp jadul akan lebih diunggulkan.


EmoticonEmoticon